Metoda Sakamoto adalah metoda untuk belajar matematika khususnya untuk anak-anak yang masih bersekolah di sekolah dasar (SD). Metoda Sakamoto diciptakan di Jepang oleh Hideo Sakamoto yang melihat kesulitan yang dihadapi oleh anak-anak dalam belajar matematika.
Apa beda metoda Sakamoto dengan metoda belajar matematika lainnya? Metoda Sakamoto menekankan pada kemampuan anak dalam menalar sehingga anak dapat memiliki rasa percaya diri dalam mengerjakan soal matematika dan tidak sekedar menghapal. Masalah terbesar yang sering menjadi hambatan bagi anak-anak yang belajar matematika adalah soal cerita. Dalam soal cerita biasanya anak dituntut untuk memahami masalah yang diberikan dalam bentuk cerita dan merumuskan atau memodelkan masalah tersebut dengan bantuan matematika sehingga dapat diselesaikan secara sistematis dan logis. Soal cerita adalah aplikasi langsung dari pelajaran matematika karena biasanya diambil dari masalah-masalah dan kejadian-kejadian yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, agar matematika dapat lebih 'membumi', sungguh penting anak dapat menyelesaikan soal-soal cerita dengan percaya diri dan terutama dengan hati yang senang (karena seharusnya lebih menarik, terlepas dari anggapan sebagian besar anak bahwa soal cerita lebih sulit).
Sabtu, 07 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)